aku masih ingin berpijak pada kenyataan bahwa harapan itu memang ada
tapi menemukan dirimu yang sekarang,.......
aku seperti menemukan bahwa di ujung benang merahku tidak ada dirimu, tidak ada kamu..........
harapku kamu bs merasakan perasaan yang sama denganku
tapi terlalu dalam kuterpaku dalam harapan itu,
terlalu sakit juga pada akhirnya bagiku ketika semuanya tidak seindah anganku
sekarang aku berada di antara dua pilihan..............
mulai belajar mengikhlaskanmu
atau mulai belajar menetralisir rasaku........
ketika hatiku sedih mengingatmu,
tetapi aku masih mampu tersenyum melihatmu dengan orang lain..........
saat itulah aku belajar mengikhlaskanmu
ketika hatiku sakit mendapati rasaku bukan rasamu
tetapi aku mampu bercanda denganmu...............
saat itulah aku belajar mengikhlaskanmu
belajar mengikhlaskanmu.....
berarti belajar untuk menerima kehadiranmu yang mungkin akan datang kembali
belajar mengikhlaskanmu........
berarti belajar untuk menerima ketika bukan kmu yang ada di ujung benang merahku
belajar mengikhlaskanmu..........
berarti belajar menerima rasa sedih dan sakit hati yang masih tersisa
belajar mengikhlaskanmu ............
berarti belajar menerima kamu sebagai bagian dari perjalanan hidupku
ketika aku berusaha untuk tidak mengenalmu
saat itu aku belajar untuk menetralisir dirimu dan rasaku dari hatiku
ketika aku menjauh di saat kamu ada di dekatku
saat itulah aku belajar untuk menetralisir dirimu dan rasaku dari hatiku
ketika aku tidak perduli pada dirimu
saat itulah aku belajar untuk menetralisir dirimu dan rasaku dari hatiku
belajar mengikhlaskan atau belajar menetralisir keduanya akan tetap menyakitkan..........
keduanya akan tetap memberikan luka................
tapi keduanya juga merupakan proses hidup yang harus kujalani.............
apapun pilihanku, belajar mengikhlaskan atau belajar menetralisir...............
kuserahkan padaNya...............
Dialah yang akan menentukan proses apa yang harus kupilih
di saat yang tepat...........
di saat yang telah kukatakan kepadamu.................
di saat yang telah kujanjikan padamu.......................
pilihan apapun dan kapanpun itu harus terjadi hanya Dia yang bisa menjawab.............
dan Insya Allah...............itulah yang terbaik bagi kita......................
Senin, 17 Mei 2010
DOAKU UNTUKKU....UNTUKMU...DAN UNTUK MEREKA YANG KUCINTA

Yaa Allah............
hanya kamu yang tahu segala apa yang tidak orang ketahui tentangku
hanya kamu yang tahu ketika aku mencintai atau dicintai oleh orang-orang yang kusayangi
hanya kmu yang tahu dan bisa membalikkan hati manusia..........
dari benci.....cinta.....dendam
Yaa....Allah............
malam ini kupanjatkan sebuah doaku padamu..........
doa yang selalu kupanjatkan ketika rasa itu muncul
ketika rasa itu memenuhi setiap ruang dan sudut hati dan pikiranku........
doa yang kutahu......
engkau tahu......tapi mungkin tak diketahui oleh orang lain............
Yaa Allah.............
bantulah aku memelihara rasa itu...........
bantu aku untuk memupuk rasa itu.............
bantu aku untuk terus menjaga rasa itu............
Jika dia jodohku..............maka dekatkan hatiku dengannya...........
Jika ia bukan jodohku...............maka
Jika ia orang yang seharusnya kucintai..................
Jika ia bukan orang yang pantas buat kucintai..................
Jika ia orang yang menyayangiku, tapi ia bukan jodohku, jadikanlah ia teman sejatiku........
Jika mereka orang yang menyayangiku..............
Jika mereka orang yang mengasihiku............bua
Jika mereka orang yang merindukanku..............
dan karena Engkau selalu ada bersamaku..........aku mau menyayangiMu.......
maka buatlah aku lebih menyayangiMu, yaa Allah...........karena hanya Kmu yang tahu yang terbaik untukku..........untuknya dan untuk mereka......
MENCINTAIMU DENGAN CARA YANG BERBEDA 2

Ya Allah, aku mungkin gak begitu peka menyadari perasaanku padanya
sampai akhirnya dia pergi dariku..............
Ya Allah, mungkin caraku dalam mencintai memang berbeda,
sampai akhirnya rasa itu hilang dari hatinya.............
tapi Engkau tahu...............
sesungguhnya aku memang mencintainya
Engkau pasti tahu......................
sesungguhnya aku menyayanginya.............
Meski caraku memang berbeda dalam mengungkapkannya..............
Aku selalu tahu ia merindukanku,
ketika kusebut namanya dalam hatiku sambil berharap ia berada di dekatku...........
tak lama kemudian ia meneleponku..................
Aku selalu tahu ia sayang padaku,
Ketika kuingat wajahnya dalam pikiranku
Ketika itu juga jantungku bergetar dengan getaran yang aneh namun sungguh menyenangkan............
Saat itu juga pesan singkat darinya muncul....................."aku rindu"
Selama ia mencintaiku,
Selama ia merindukanku
Selama ia menyayangiku
Kuselalu tahu, karena jantungku selalu berdesir aneh, walau hanya menyebut namanya
Sekarang, hati ini terasa hampa..............
Dengan jejak luka di dalamnya...............
Ketika kusebut namanya................
Hati ini terasa perih.....
Ketika kuingat wajahnya,.......
Hati ini tidak lagi berdesir aneh,
Ketika kukatakan dalam hatiku
Bahwa aku sangat mencintainya meskipun selalu mencoba mengingkarinya,
Air mataku malah menetes tiada henti
Dari situ aku tahu bahwa ia tidak lagi mencintaiku,
Ia tidak lagi menyayangiku
Ia tidak lagi mengharapkanku
Aku ingin menetralkan segala rasa yang ada
Aku ingin hatiku tetap menyimpan rasa itu meski mungkin hanya berbalas benci darinya...........
Aku ingin Engkau menyelamatkanku, yaa Rabb.............
Karena aku ingin mencintainya karenaMU..........................
Aku selalu tahu ia merindukanku,
ketika kusebut namanya dalam hatiku sambil berharap ia berada di dekatku...........
tak lama kemudian ia meneleponku...............
Aku selalu tahu ia sayang padaku,
Ketika kuingat wajahnya dalam pikiranku
Ketika itu juga jantungku bergetar dengan getaran yang aneh namun sungguh menyenangkan............
Saat itu juga pesan singkat darinya muncul....................
Selama ia mencintaiku,
Selama ia merindukanku
Selama ia menyayangiku
Kuselalu tahu, karena jantungku selalu berdesir aneh, walau hanya menyebut namanya
Sekarang, hati ini terasa hampa..............
Dengan jejak luka di dalamnya...............
Ketika kusebut namanya................
Hati ini terasa perih.....
Ketika kuingat wajahnya,.......
Hati ini tidak lagi berdesir aneh,
Ketika kukatakan dalam hatiku
Bahwa aku sangat mencintainya meskipun selalu mencoba mengingkarinya,
Air mataku malah menetes tiada henti
Dari situ aku tahu bahwa ia tidak lagi mencintaiku,
Ia tidak lagi menyayangiku
Ia tidak lagi mengharapkanku
Aku ingin menetralkan segala rasa yang ada
Aku ingin hatiku tetap menyimpan rasa itu meski mungkin hanya berbalas benci darinya...........
Aku ingin Engkau menyelamatkanku, yaa Rabb.............
Karena aku ingin mencintainya karenaMU..................
Langganan:
Postingan (Atom)